Wednesday, February 16, 2011

Tuan Guru Dan Tukang Perahu


Mungkin cerita berikut ini sudah banyak di tulis oleh sobat blogger lainnya atau mungkin cerita postingan saya sudah kadaluarsa jika bisa di bilang begitu tetapi menurut saya cerita ini begitu menarik dan penuh dengan ikhmah yang bisa kita ambil dari cerita ini. Bagi yang tidak berkenan silahkan saja, saya hanya mensharing saja dan bagi yang merasa tertarik untuk membaca silahkan telaah sendiri makna di balik cerita ini. Baiklah daripada kita ngelantu ke sana ke mari kapan ceritanya, berikut ini cerita selengkapnya……


Alkisah di sebuah negeri yang bernama Negeri Antabranta yang mempunyai penduduk sangat jarang dan itupun ada yang tinggal di seberang Danau yang sangat luas dan untuk menuju pulau tersebut kita harus menyeberanginya dengan menggunakan Perahu.
Singkat cerita tinggallah seorang Guru di sebuah Desa terpencil yang mengajar ataupun menjadi guru di kampung seberang, Di pagi itu Guru tersebut akan berangkat menuju kampung seberang dengan mengunakan jasa Perahu.
Sesampainya di pinggir Danau Ia pun bertanya kepada seorang tukang perahu” Wahai Bapak tukang Perahu dapatkah kiranya bapak mengantarkan saya ke kampung seberang, karena saya akan mengajar murid-murid saya di sana”

Ilustrasi  gambar:

 Tukang perahupun menjawab “ Bisa Tuan guru, saya siap mengantarkan tuan guru ke Kampung Seberang”
Diceritakan dalam perjalan ke kampung seberang di tengah-tengah danau tuan Gurupun bertanya ke pada tukang perahu “ mohon maaf wahai bapak tukang perahu, apakah bapak bisa baca tulis”
Tukang perahupun menjawab dengan jujur” Maaf tuan guru sebenarnyalah saya tidak bisa baca tulis,  kalau tuan guru berkenan sudilah tuan guru mengajarkan saya baca tulis”
Kemudian Tuan Guru berkata “ jadi separuh hidup anda sia-sia karena anda tidak bisa baca tulis” kemudian tukang perahu menjawab” itu tidak semuanya benar tuan Guru, karena setengah hidup saya,  saya abdikan untuk kepentingan orang lain dengan menjadi tukang Perahu, sehingga saya bisa menyeberangkan tuan seperti saat ini.

Ilustrasi  gambar:
Singkat cerita sampailah perahu di tepi danau dan guru itu pun berangkat ke sekolah tempatnya mengajar, begitu juga tukang perahu kembali menyeberangkan penumpang lain ke kampunya dan sebaliknya.
Di kisahkan jam sekolahpun sudah hampir berakhir tukang perahu sudah menunggu tuan guru di tepi danau sampai jam sekolah usai. Tepat sesuai perkiraanya tuan gurupun datang dan naik ke dalam perahu.
Di dalam perjalanan menuju kampung seberang tepat di tengah-tengah danau tukang perahupun bertanya kepada tuan Guru “ Maaf tuan guru saya ingin bertanya kepada tuan Guru…? Apakah tuan guru bisa berenang…?.
Lalu tuan gurupun menjawab dengan jujur “ maaf bapak tukang perahu saya tidak bisa berenang”
Lalu tukang perahu berkata “ Sayang separuh hidup anda akan sia-sia saja karena anda tidak bisa berenang “ 
Ilustrasi  gambar:

Lalu tuan guru berkata” itu tidak semuanya benar bapak tukang perahu, karena setengah hidup saya, saya abdikan pada masyarakat untuk mengajar di sekolah,…? Memangnya kenapa bertanya seperti itu…pak?

Ilustrasi dengan gambar
Lalu tukang perahu berkata”  Begini tuan guru, mengapa saya sampai bertanya seperti itu karena perahu saya bocor takutnya perahu saya tenggelam jadi untuk jaga-jaga saja kalau tuan guru tidak bisa berenang jadi saya sudah siap menolong tuan guru.
Tuan guru berkata’ O….jadi seperti itu ya….kalau begitu jika terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan, saya mohon bapak tukang perahu menolong saya, karena saya tidak bisa berenang.
Tukang Perahu berkata” baik tuan seandainya benar-benar terjadi saya siap menolong tuan guru. Akhirnya tuan guru maupun tukang perahu sama-sama tahu kelebihan serta kekurangan masing-masing.Itulah makanya kita tidak boleh merasa pintar, paling jago atau paling hebat, karena di balik itu kita masih tetap punya kekurangan ataupun kelebihan yang tidak kita sadari.

Dari cerita di atas apakah yang dapat kita simpulkan….?
Hal apa yang bisa kita pelajari dari cerita diatas…?



Related Articles



0 comments:

Post a Comment

Terima kasih, komentar anda sangat berarti bagi Blogputrasekarbali. Isi pendapat anda tentang blog ini di Testimoni.

Link Sahabat Putrasekarbali

BANNER SAHABAT

Buat Sobat yang mau pasang Banner di sini, silahkan tinggalkan alamat banner anda di buku tamu atau di kolom komentar blog ini, buat yang sudah pasang bannernya disini, terimakasih dan salam persahabatan dari Putrasekarbali


PUTRASEKARBALI © Putrasekarbali Melajah Ngae blog, pang sing orahange blog, nu masi blog